Rabu, 15 Oktober 2008

Ansav versi 2 Beta sudah dirilis !





Written by Xerion
Tuesday, 02 September 2008 09:13

Sebelumnya kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengguna Ansav yang sudah setia menunggu untuk versi ini. Setelah sekian lama coding dan testing, akhirnya bisa dirilis uga versi beta ini untuk dicoba para pengguna Ansav yang pastinya penasaran setelah sekian lama. Karena ini masih versi beta yang artinya masih dalam pengembangan dan perbaikan, tentunya masih ada bugs yang terlewatkan sewaktu alpha-testing.

Jadi, untuk para Ansavers mohon kerjasamanya dengan memberikan bug report dan feedback untuk dapat menyempurnakan Ansav versi 2.

Berikut adalah screenshot main page (scanning tab) Ansav 2.

Ansav Scan


Whats new in Ansav 2 Beta ?
- Ansav interface yang baru, multi tabs untuk tiap tiap fungsi seperti scanning dan pengaturan
- Multi language, bahasa bisa diganti dari Inggris (default) menjadi bahasa Jawa misalnya
- Mekanisme update yang baru, auto-checking untuk new updates (online) dan offline update
- Tampilan dan penanganan plugin untuk Ansav, SDK plugin menyusul
- Interface Control for the New "Ansav Guard"
- Dan yang lainnya, ayo buruan download :D

Saat ini database virus masih sedikit, sekitar 338 signatures yang tersedia saat tulisan ini dibuat.
Update database nantinya akan ditambahkan melalui online update atau melalui
link download file update jadi update bisa dilakukan manual atau untuk pc yang
tidak terhubung ke internet atau tidak bisa melakukan online update.

Link download :
http://www.ansav.com/index.php?option=com_docman&task=doc_download&gid=45&Itemid=55
Thread report bugs :
http://www.ansav.com/index.php?option=com_fireboard&Itemid=52&func=view&id=38528&catid=14

Jumat, 26 September 2008

Tips Mudik Tanpa Kerepotan

Tips Mudik Tanpa Kerepotan dari Kapanlagi.com

Selasa, 18 Oktober 2005 09:01 KapanLagi.com - Lebaran sebentar lagi !!! Namanya Lebaran biasanya jadi kesempatan untuk bersilaturahmi, saling mengunjungi antar tetangga ataupun saudara. Nah...bagi yang tinggal diperantauan biasanya ada tradisi mengunjungi saudara di kampung halaman alias mudik. Untuk menghindari kerepotan bagi Anda yang memutuskan mudik, berikut kami sampaikan beberapa tips:

Transportasi Untuk mudik tentunya Anda membutuhkan trasportasi. Dalam hal ini yang pertama harus Anda persiapakan adalah memutuskan apakah akan melakukan perjalanan dengan kedaraan pribadi atau kendaraan umum.

Bagi Anda yang memilih melakukan perjalanan dengan kendaraan umum sebaiknya segera memesan tiket jauh-jauh hari, setidaknya dua minggu sebelum hari H, kerena biasanya begitu mendekati Lebaran harga tiket melambung dua kali lipat, apalagi kalau sudah berurusan dengan calo.

Sedang bagi Anda yang memutuskan melakukan perjalanan dengan kendaraan pribadi, lebih bijaksana jika melakukan persiapan total dengan kendaraan yang akan digunakan bersama keluarga. Periksa kondisi keseluruhan kendaraan, mulai dari mesin, rem, ban, kopling, lampu, busi dan yang lainnya, apakah masih layak untuk digunakan untuk melakukan perjalanan jauh.

Siapkan AnggaranYang namanya mudik, biasanya membutuhkan dana lebih dari perkiraan. Nah...alangkah lebih baiknya jika Anda mempersiapkan keuangan. Jangan mentang-mentang dapat THR lantas membelanjakan semuanya, belilah yang betul-betul Anda butuhkan, ingat.... karena Lebaran kali ini jatuh di awal bulan, setelah lebaran masih harus menunggu satu bulan lagi terima gaji. Sebaiknya buat daftar kebutuhan Anda, untuk transportasi pulang-pergi, kebutuhan di kampung halaman dan hal-hal lain yang tak terduga, dan pikirkan juga anggaran untuk sebulan ke depan.

Siapkan Bekal SendiriMelakukan perjalanan jauh (kecuali dengan pesawat) pastinya Anda juga membutuhkan makan. Untuk penghematan sebaiknya bawa bekal sendiri. Buah-buahan bisa jadi bekal yang bagus untuk perjalanan panjang, selain serat yang mengenyangkan, buah juga menyediakan energi dan sejumlah gizi antioksidan sebagai penangkal kelelahan. Pilihlah buah yang praktis dan tidak repot memakannya.

Anda bisa juga membawa Snack, bahan-bahan sandwich atau burger atau roti tawar dan sejenisnya. Kalau dalam perjalanan Anda terjebak macet, dengan membawa bekal sendiri tak perlu repot mencari warung, selain tentunya juga hemat. Jangan lupa bawa serta obat-obatan sendiri, untuk persiapan di perjalanan.

Siapkan Uang Tunai SecukupnyaWalau Anda memiliki ATM, tapi uang tunai tetap dibutuhkan, tapi sebaiknya bawa uang tunai secukupnya. Untuk menghindari copet, simpan di tempat yang berbeda. (erl)Lihat koleksi Kartu Lebaran KapanLagi.com

Jumat, 29 Agustus 2008

PAK GUBERNUR vs RASKIN

Pak Gubernur
Wednesday, August 27, 2008
Oleh: Murad Maulana


Sudah hampir delapan tahun Mbah Wongso bergulat dengan keinginan untuk tetap hidup bersama istrinya. Ia hanya bisa membolak-balikan tubuhnya yang semakin mengecil, kurus berbalutkan tulang yang semakin menonjol dari hari ke hari. Wajahnya mencekung, bola matanya hampir keluar seperti orang kesurupan, kulitnya yang keriput tak pernah tersentuh dengan air, bahkan untuk sekedar mencuci mukannyapun enggan. Giginya yang dulu lengkap, kini telah tiada pergi meninggalkannya di telan masa yang tak pernah habisnya dan takan pernah kembali. Rambut hitam subur berubah menjadi putih bersih hampir habis, tepat di atas jidatnya. Bibirnya yang hitam akibat terlalu sering merokok di masa lalunya hanya bisa berkomat-kamit tanpa memuntahkan omongan sepatah katapun.



Setiap hari ia hanya memandang langit-langit rumahnya yang banyak bersarangkan laba-laba dan rayap-rayap nakal yang menggerogoti penyangga atap rumahnya. Pandangnya nanar tak berarti seolah tak bergairah lagi untuk menapaki hidup yang hanya diatas bale bambu berukuran 2 X 3 meter. Lantai rumahnya yang hitam pekat dan lembab selalu menjadi tempat favorit para cacing ketika musim hujan tiba. Dinding-dinding rumah yang terbuat dari pagar bambu hampir roboh, sedikit-sedikit mulai menjadi serbuk kuning menggunung. Engsel pintu beranyaman bambu yang rusak, sejak delapan tahun yang lalu, tak pernah ia perbaiki. Masalahnya bukanlah malas. Tapi karena Mbah Wongso memang tak mampu lagi untuk menjadi perkasa selain dari tak punya uang untuk membeli engselnya. Jangankan untuk membeli engsel, untuk makanpun Mbah Wongso masih senin, kamis.
Kasihan benar Mbah Wongso, di hari tua rentanaya hanya Mbok Darmi, istri yang dinikahi 70 tahun yang lalu dan bale bambu tua yang setia selalu menemaninya. Anak yang diharapkan selama tujuh puluh tahunpun, sayangnya tak pernah menghirup udara di kala pagi hari datang.

Sebagai seorang pedagang sayur keliling, penghasilan yang di dapatkan Mbok Darmi tidaklah cukup untuk membuang jauh-jauh keadaaan yang menimpa suaminya. Mbok Darmi hanya bisa berdo’a agar suaminya perkasa seperti sediakala, seperti delapan tahun yang lalu.

Bukannya tak ada usaha bagi Mbok Darmi untuk membuat perkasa suaminya lagi, semua dukun termasyhur di tetangga di desa sebelahnya tak luput dari kunjangan Mbok Darmi. Kang Rasman, Ki Warsa dan Wa Brojo yang terkenal ampuh dan sering membuat tersenyum bagi orang-orang yang membawa ke tempatnya, mulai lelah dan putus asa walaupun segala daya dan upaya telah dikerahkan, alhasil tetap tak mampu untuk mengabulkan permintaan Mbok Darmi. Wa Brojo-pun undur diri, berceloteh membohongi Mbok Darmi.

“Wah Mbok, Mbah Wongso ini ada yang sengaja bikin keadaannya seperti ini, mungkin orang-orang yang membencinya. Ilmunya lebih tinggi dari saya. Saya tidak kuat,” kata Wa Brojo ketika itu.
Mbok Darmi manggut-manggut, percaya saja dengan apa yang dikatakan Wa Brojo, dukun yang sudah melintang selama 30 tahun itu. Ada apa gerangan dengan keadaaan suaminya. Entahlah, Mbok Darmi seakan tak pernah tahu, hal apa yang menimpa pada suaminya.

Konon kabarnya, Mbah Wongso bisa seperti itu karena menebang pohon randu dibelakang rumahnya untuk kayu bakar tanpa mengadakan acara sesaji terlebih dahulu. Penunggu pohon randu itu marah karena menganggap Mbah Wongso sembrono seenaknya sendiri menebang tanpa ijin dan akhirnya penunggu pohon randu itu merasupi Mbah Wongso. Namun, para tetangga Mbok Darmi berkata lain. Hal itu hanyalah sebuah keadaan yang semua orang jika menginjak umur 65 ke atas akan mengalami seperti keadaan Mbah Wongso. Banyak desas-desus yang dialami Mbok Darmi Sebagai Istri Mbah Wongso, semuanya tak gubrisnya. Mbok Darmi hanya menganggap angin lalu.

***

Suatu hari ketika Mbok Darmi sedang menjajakan sayurannya ke sekolah-sekolah, ada salah satu ibu guru yang menyarankan untuk mencoba agar suaminya berobat ke rumah sakit. Akan tetapi, Mbok Darmi antipati. Menolak mentah-mentah dengan apa yang disarankan oleh Bu Lastri. Mbok Darmi menganggap berurusan dengan rumah sakit berarti ia harus menyediakan paling tidak satu peti uang seratus ribuan.
“Bu...bu boro-boro di bawa ke rumah sakit. Untuk makan saja, saya masih pas-pasan,” kata Mbok Darmi kala itu.
“Lho Mbok Darmi tidak tahu ya?Lha wong sekarang orang-orang kaya Mbok Darmi-kan gratis,” sahut Bu Lastri. Guru SD langganan pembeli sayuran Mbok Darmi.
“Mbok Darmi nanti coba langsung kerumah sakit ya?”, sambung Bu Lastri.
Mbok Darmi menganggukan kepalanya sembari melayani para guru yang membeli sayurannya.
Siang setelah selesai menjajakan sayurannya, Mbok Darmi duduk di sebelah Mbah Wongso. Ia mengambil segelas air putih lalu meminumnya. Terasa nikmat dan segar bagi Mbok Darmi setelah setengah hari bergumul dengan teriknya matahari bermandikan keringat dan bercampur debu-debu. Ia memandangi suaminya sejenak. Matanya berkaca-kaca hingga tak terasa meneteskan air mata. Terlintas dalam benaknya akan perkataan Bu Lastri. Kenapa tidak mencoba untuk membawanya ke rumah sakit. Mungkin saja benar dengan apa yang dikatakan Bu Lastri. Orang seperti Mbok Darmi akan memperoleh kemudahan atau bahkan gratis atau paling tidak sekedar mengetahui apa yang menimpa terhadap suaminya.
“Mbah kita pergi ke rumah sakit ya?,” tanya Mbok Darmi
“Kata Bu Lastri sekarang nggak bayar,” lanjut Mbok Darmi meyakinkan suaminya. Mata Mbah Wongso tetap terbelalak manakala mendengar omongan Mbok Darmi. Mulutnya tetap berkomat-kamit seperti biasa tak bisa memuntahkan omongan sepatah katapun. Tanpa pikir panjang Mbok Darmipun bangkit dan mulai bergegas meninggalkan gubug reot bersama tukang beca, membawa suaminya ke rumah sakit demi untuk kembalinya keperkasaan Mbah Wongso.

***


Malang nian nasib Mbok Darmi, dengan susah payah membawa suaminya, ternyata hanya tong kosong yang ia dapatkan. Sang administrator rumah sakit setempat berihwal kepada Mbok Darmi agar membawa kartu keterangan tidak mampu dari desa. Mbok Darmi bingung. Raut mukanya polos tak bergeming, mengiyakan dengan apa yang dikatakan sang administrator. Ia membayangkan berobat ke rumah sakit sama semudah seperti ketika ia mendatangi Wa Brojo. Ternyata tidak. Rumah sakit penuh dengan aturan yang harus dituruti dengan mengkesampingkan dunia empati atau paling tidak ada ruang untuk setitik simpati-pun, tak ada.

Mbok Darmi-pun ngloyor meninggalkan bangunan yang setiap orang tak menginginkan singgah di rumah banyak uang itu. Lantas tukang becak itu mengayuh becaknya membawa Mbah Wongso bersama Mbok Darmi tanpa membawa secercah harapan secuilpun.

Setiba di depan halaman gedung desain kolonial zaman Belanda, Mbok Darmi resah, gundah gulana, tapi tetap tenang terpaksa. Ia melihat kursi dan meja berjejer membentuk huruf U sepi tak bertuan. Ruang tamu, ruang pak lurah, dan semua ruang terkunci rapat. Bahkan ruang perpustakaan desa dan karang tarunapun yang biasa banyak berkumpul generasi tunas bangsa, tak ada satu orangpun yang menampakan batang hidungnya. Layaknya kuburan, sepi tak besemayam. Mbok Darmi tetap berdiri dengan bermacam-macam pikiran yang bergelayut di otaknya. Dimanakah pekerja-pekerja untuk para gurem ini. Apakah meraka telah pulang? Ah rasanya tidak mungkin karena matahari belum beranjak dari peraduannya. Atau barangkali ini hari libur? Ah tidak mungkin pula, karena biasanya hari liburpun tetap ada hansip yang menjaganya. Atau memang pak lurah sedang sakit? Wah rasa-rasanya, pak lurah sakitpun, harusnya pak RT hadir untuk mewakilinya. Begitulah Mbok Darmi meraba –raba pikirannya tentang apa yang sedang dilakukan oleh pekerja-pekerja untuk para gurem ini.

Mbok Darmipun Pulang. Ia kecewa tuk kedua kalinya. Di tengah perjalanan, tak sengaja mbok Darmi Melihat Pak Rustam, juru tulis desanya sedang mengendarai motor dengan roman muka agak beringas. Wajah mbok Darmi sumeringah ketika melihat wajah juru tulis desanya. Ada secuil harapan yang akan ia dapatkan, pikirnya.
“Pak Rustam, pak, pak….”, teriak Mbok Darmi kencang. Pak Rustam terhenyak dan menengok kearah Mbok Darmi. Mbok Darmipun turun dari beca, sambil sesekali berteriak. “tunggu, tunggu sebentar.” Lantas Mbok Darmipun berlari-lari seprti orang kesetanan mendekati Pak Rustam.
“Nah…..ke….beetul….an,” kata Mbok Darmi tergopoh –gopoh dengan napas tersengal-sengal dan kata –kata yang terbata.-bata.
“Kebetulan kenapa mbok?,” tanya Pak Rustam keheranan dengan raut wajah masam.
“Saya mau bikin surat keterangan tidak mampu untuk syarat pengobatan gratis di rumah sakit,” kata Mbok Darmi memberitahu.
“Bisa kan pak sekarang langsung jadi?,” pinta Mbok Darmi memelas.
“Waduh, ndak bisa sekarang mbok! Besok saja ya? Sekarang lagi sibuk! Lagi pula pak lurahnya juga sedang ada acara penting! Penting baget mbok!,” jawab Pak Rustam ketus.
“Sekarang saja, saya lagi di tunggu pak lurah mau ngambil berkas. Pokoknya besok saja ya mbok?”, lanjut Pak Rustam kemudian mulai menyalakan sepeda motornya dan meninggalkan mbok Darmi terburu-buru begitu saja. Sekali lagi Mbok Darmi hanya terdiam, raut wajahnya polos tak bergeming. Ia hanya bisa melihat pak Rustam semakin hilang dari matanya menjauhi dirinya. Kembalilah Mbok Darmi menuju suaminya yang tegolek tak berdaya diatas beca Mang Kodir.

***

Esok harinya, Mbok Darmi kembali ke kantor pak lurah. Baru beberapa kilometer berjalan menuju kantor pak lurah Mbok Darmi betemu dengan orang yang kebetulan lewat sehabis dari kantor pak lurah. Lagi –lagi Mbok Darmi harus menanggung kecewa karena orang yang tadi bertemu dengannya memberi tahu, bahwa di kantor pak lurah tak ada orang satupun. Katanya pak lurah beserta seluruh jajaran kantornya sedang menghadiri acara penting. Katanya pula acara penting yang dihadiri bukanlah sembarang acara yang boleh ditinggalkan. Mbok Darmipun pulang. Pasrah tak berdaya.

Lima belas menit berjalan, tiba –tiba Mbok Darmi dikejutkan dengan bunyi suara sirine meraung keras menusuk telinganya dibarengi rombongan konvoi besar-besaran di mulai dua motor gede dengan dua pengendaranya berperawakan besar seperti algojo, bertampang muka beringas tak pernah senyum dan berpakaian coklat lengkap dengan atributnya yang ia banggakan. Di susul kemudian mobil sedan berwarna putih bergariskan biru dan merah tepat diatasnya berhiaskan lampu biru yang menyala terang layaknya diskotik. Tak ketinggalan pula mobil-mobil berplat merah sangat mewah serta diakhiri dengan berbagai macam kendaraan dibelakangnya. Banyak sekali orang dalam rombongan konvoi itu. Muka orang-orang yang ada di rombongan konvoi itu tersenyum lebar tanpa beban. Di rombongan konvoi paling akhir, Mbok Darmi melihat pak lurah sedang tertawa lepas penuh harap akan mendapatkan penghargaan dari kedatangan yang mulia pak gubernur.

Sementara Mbah Wongso meregang nyawa sendiri di gubug reot. Tak ada yang tahu. Mbok Darmipun tidak***




Indramayu, Februari 2007

Rabu, 16 Juli 2008

Download PCMAV 1.5

Download PCMAV 1.5 (PC Media Antivirus 1.5) - [Juli-Agustus 2008]




Antivirus kebanggaan Indonesia, PC Media Antivirus 1.5, secara resmi dirilis ke publik bersamaan dengan terbitnya majalah PC Media 08/2008 terbaru. Pada rilis kali ini, PCMAV mampu mengenali 1.985 virus beserta variannya yang banyak dilaporkan menyebar di Indonesia.

Beberapa perbaikan & improvisasi kembali dilakukan di versi 1.5 ini, salah satunya adalah kesalahan pada engine yang bertugas melakukan scanning terhadap tipe file autorun yang dapat mengakibatkan RTP crash. Ditambahkan pula engine cleaner khusus yang dapat membersihkan file yang terinfeksi oleh virus Godham agar pulih seperti sedia kala. Dan juga, dilakukan improvisasi pada fitur baru yakni USB Disk Filtering yang sudah menginjak versi Beta2. Berikut ini daftar selengkapnya:


APA YANG BARU?

Ditambahkan, database pengenal dan pembersih 48 virus lokal/asing/varian baru yang dilaporkan menyebar di Indonesia. Total 1.985 virus beserta variannya yang banyak beredar di Indonesia telah dikenal di versi 1.5 ini oleh engine internal PCMAV.
Improvisasi, user-interface dari USB Disk Filtering.
Diperbaiki, kesalahan pada engine khusus yang melakukan pemeriksaan terhadap file autorun.inf, yang pada komputer tertentu, khususnya
komputer yang terdapat antivirus lain, akan mengakibatkan RTP crash.
Diperbaiki, rutin yang melakukan buffering pada file target yang akan di-scan. Pada kondisi tertentu, kesalahan ini dapat mengakibatkan crash pada RTP, khususnya ketika RTP gagal dalam membuka file yang terproteksi.
Diperbaiki, kesalahan pada USB Disk Filtering, yang terkadang mengakibatkan tidak terdeteksinya file autorun.inf milik virus.
Diperbaiki, kesalahan pada USB Disk Filtering yang jika melakukan scan pada file yang sama, pada daftar virus akan terdapat item ganda.
Ditambahkan, engine cleaner khusus yang dapat membasmi dan membersihkan file yang terinfeksi oleh virus Godham agar kembali seperti semula.
Improvisasi, rutin self-check yang dapat memeriksa kondisi PCMAV, yang dapat memberitahukan jika file PCMAV mengalami perubahan.
Diperbaiki, kesalahan deteksi (false alarm) pada beberapa program ataupun script.
Diperbarui, perubahan beberapa nama virus mengikuti varian baru yang ditemukan.
Perbaikan beberapa minor bug dan improvisasi kode internal untuk memastikan bahwa PCMAV Cleaner & PCMAV RealTime Protector lebih dari sekadar antivirus biasa.




SOURCE & COPYRIGHT

SUMBER: VIRUSINDONESIA.COM
COPYRIGHT: PCMEDIA MAGAZINE
CLAMAV: Clam Antivirus

Jumat, 23 Mei 2008

Kenaikan BBM II

Lah lajut dari soal Kenaikan BBM biasanya kalo BBM naik pasti di ikuti teman temanya misal sembako transportasi dll...misalnya berita yg berkaitan dengan Kenaikan BBM berikut ini: dari libutan6.com 24/05/2008 06:19 (http://www.liputan6.com/ekbis/?id=159825)
Harga-Harga Kebutuhan Pokok Makin Tak Terkendali

Liputan6.com, Jakarta: Harga berbagai bahan kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional di Jakarta dan Depok merambat naik tak terkendali dalam sepekan terakhir. Kondisi sama terjadi di Surabaya, Bandung, Makassar, dan Yogyakarta. Kenaikan harga akan kembali terjadi setelah pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak [baca: Harga BBM Naik].

Pantauan SCTV di Jakarta, Jumat (23/5), harga beras, minyak goreng, susu semakin mahal. Hanya telur yang harganya turun dari Rp 13 ribu menjadi Rp 11.500 per kilogram. Pedagang beras di Pasar Palmerah menyatakan penjualannya turun hingga 50 persen selama sepekan terakhir ini karena semua jenis beras naik.

Di Pasar Agung Depok, harga minyak goreng curah saat ini harganya Rp 12 ribu per kilo dari sebelumnya Rp 10 ribu. Minyak goreng kemasan Rp 25 ribu dari Rp 23 ribu per dua liter. Sementara tepung terigu Rp 7.500 per kilo dari sebelumnya Rp 7.000. Sedangkan tepung terigu bermerek naik Rp 2,000 dari harga semula Rp 10 ribu per kilo.(JUM/Tim Liputan 6 SCTV)
Lah Pemerintah ada solusinya ga ya?(selain BLT yg masih bermasalah tentunya) :)

Kenaikan BBM

Ada apa dengan akhir Bulan Mei ini?! orang orang pada rame ngatri BBM, karena BBM mo naik dah naik ding...untuk bensin 6000 /lt, solar 5500/lt, minyak tanah 2500/lt padahal parekteknya minyak tanah dah naik gila gila-an di beberapa daerah (6000/lt red)...apa kata pejabat Anggota DPR-RI Komisi Minyak dan Energi ini copy nya dari situs sinar harapan (http://www.sinarharapan.co.id/berita/0502/24/opi01.html).

Menakar Dampak Kenaikan BBM


Oleh H. Ali Mubarok

Wakil Presiden Jusuf Kalla menyatakan, pemerintah berecana akan menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) pada dua pekan terakhir Februari 2004. Bahkan kini, harga dari beberapa jenis BBM seperti Premix sudah naik lebih dulu. Kenaikan ini sudah pasti menimbulkan pro dan kontra yang luas di pentas nasional. Bagi yang pro dengan kebijakan itu tentunya mengharapkan kebijakan tersebut akan membawa perbaikan ekonomi makro di waktu-waktu mendatang. Sedangkan bagi yang kontra khawatir bahwa kebijakan tersebut akan memperburuk perekonomian rakyat banyak. Masyarakat yang kontra jauh lebih besar daripada yang pro dengan rencana kenaikan harga BBM karena masyarakat cenderung menilai setiap kebijakan ekonomi secara jangka pendek dan yang langsung menyentuh kehidupan mereka. Dalam kondisi perekonomian masyarakat yang sangat memprihatinkan saat ini, tidaklah salah apabila mereka mengabaikan kepentingan ekonomi makro, lebih-lebih yang berwawasan jangka panjang. Tenaga dan pikirannya hanya habis digunakan untuk berusaha mengambil kebutuhan ekonomi jangka pendek dan tidak sedikit yang hanya sekadar mempertahankan hidup. Maka setiap terjadi rencana kebijakan yang dapat mengganggu usaha tersebut, termasuk rencana kenaikan harga BBM kali ini, perlu untuk dicegah. Masyarakat akan membayangkan dampak buruk yang akan terjadi jika harga BBM betul-betul dinaikkan.
Kenaikan BBM pada saat bersamaan semakin menambah beban masyarakat yang sampai saat ini masih juga menanggung beban krisis ekonomi. Kenaikkan BBM akan mengakibatkan efek domino di masyarakat, baik secara ekonomi maupun sosial-politik. Secara ekonomi, kenaikan tersebut akan mengakibatkan kenaikan harga-harga dan barang jasa (inflasi), bahkan kenaikan tersebut bisa tak terkendali menyusul kenaikan BBM itu. Seperti diungkapkan Deputi Bidang Statistik Ekonomi BPS (Badan Pusat Statistik), kenaikan BBM yang cukup signifikan ini dikhawatirkan akan memicu inflasi besar-besaran selama triwulan pertama tahun 2005. Kenaikan laju inflasi itu akan tercermin dari naiknya harga sejumlah komponen kebutuhan pokok masyarakat, berupa barang dan jasa.
Secara sosial-politik kebijakan menaikkan harga ketiga komponen tersebut juga akan menimbulkan kerawanan sosial di masyarakat. Di tengah kehidupan sosial-ekonomi yang semakin terhimpit krisis, kebutuhan hidup semakin melambung se-mentara, daya beli masyarakat semakin rendah, bukan tidak mungkin masyarakat akan menunjukkan penolakan secara lebih luas dan intensif. Unjuk rasa terus-menerus akan sangat potensial menimbulkan ketidakstabilan sosial-ekonomi dan keamanan.

Alternatif
Padahal persoalannya tak sesederhana bayangan orang awam, bahwa kebijakan kenaikan BBM bertujuan menyusahkan rakyat luas. Persoalannya sekarang, bagaimana pemerintah melakukan langkah-langkah untuk mengimbangi kenaikan harga BBM akibat pencabutan subsidi tersebut. Kita berpendapat, bila harga BBM naik, maka pelayanan kepada masyarakat harus ditingkatkan. Atau lebih dari itu, pemerintahan dituntut untuk menaikkan tingkat pendapatan masyarakat. Misalnya, dengan membuka lapangan kerja baru atau menaikkan upah atau gaji. Dalam mengelola ekonomi, pemerintah terkesan tidak mempunyai management yang baik, dan lemah koordinasinya. Kenaikan harga-harga beruntun tersebut menyebabkan seluruh unit ekonomi harus merespons pukulan tersebut dan melakukan anggaran-anggaran pengeluarannya.
Kebijakan pemerintah tersebut merupakan dilema dan keputusan yang berat dan berisiko bagi pemerintah. Di satu sisi, bahwa kebijakan menaikkan BBM atau pencabutan subsidi BBM harus dilakukan dan sulit dihindarkan dalam rangka penyesuaian atau revisi anggaran APBN 2005, tapi di sisi lain masyarakat saat ini masih ditimpa kesusahan hidup akibat krisis ekonomi yang belum juga membaik. Sehingga, masyarakat menilai momentum kenaikan harga BBM tersebut kurang tepat. Bagi pemerintah pun, mengulur atau menunda waktu kenaikan harga BBM berarti menambah beban pemerintah yang semakin besar.
Dalam melakukan reorientasi kenaikan BBM itu pemerintah perlu mengambil teknik penentuan harga yang berlapis. Untuk mengurangi beban masyarakat lapisan bawah, pemerintah diharapkan konsekuen untuk hanya sedikit menaikkan harga jenis BBM yang banyak dikonsumsi masyarakat bawah. Kalau rencana kenaikan harga BBM secara umum adalah 20%, maka minyak tanah dan minyak bakar yang banyak dikonsumsi masyarakat bawah hendaknya jangan sampai naik lebih dari 10%, akan lebih baik tidak dinaikkan sama sekali. Alasannya angka 10% sudah merupakan angka kenaikan yang cukup tinggi bagi masyarakat tak mampu. Untuk premium dan solar, kenaikan sedikit di atas 10% masih wajar karena kelas konsumennya memang lebih tinggi. Sedangkan harga minyak aftur dan avgas yang dikonsumsi oleh kalangan atas, kenaikan harganya dapat jauh lebih tinggi untuk menutup rendahnya kenaikan jenis minyak yang dikonsumsi kalangan bawah.
Setelah jalan itu ditempuh negara perlu menggalakkan pengencangan ikat pinggang dan melakukan revisi besar-besaran dari skala prioritas konsumsi mereka. Bagi kalangan dunia usaha, mereka lebih dapat melakukan penyesuaian-penyesuaian akibat implikasi dari kenaikan BBM yang diikuti harga lain). Karena dari kenaikan harga tersebut, dapat mereka kompensasikan pada produk yang dihasilkan.
Untuk mengurangi beban golongan masyarakat kurang mampu akibat kenaikan BBM, pemerintah memberikan kompensasi yang diarahkan terutama pada program-program pertanian, pendidikan, pelayanan kesehatan, dan operasi pasar khusus (OPK) beras untuk rakyat miskin. Besarnya kompensasi tersebut perlu dilakukan secara sistematis dengan anggaran memadai dan tepat sasaran.
Karena bertitik tolak dari sejarah masa lalu, pemerintah dalam mengeluarkan kebijakan selalu diikuti penyimpangan dalam realisasinya. Kebijakan ”pengganti” ini pun seringkali mendapat sorotan dari masyarakat. sampai saat ini masyarakat tidak tahu jelas masalah desain, skenario, sistematika dan realisasi program kompensasi sosial tersebut. Bahkan evaluasi mengenai skenario penyaluran dana tersebut belum pernah dilakukan, apalagi pertanggungjawabannya. Suara-suara kritis untuk melakukan evaluasi dan memberikan pertanggungjawaban sudah didengungkan oleh kelompok masyarakat, namun tampaknya kurang menjadi perhatian utama dari pemerintah. Kondisi ini yang semestinya harus dilakukan pemerintah sebagai ”kompensasi utama” terhadap kebijakan menaikkan BBM
Dengan latar pemaparan di atas, sebelum pemerintah menaikkan harga BBM ada beberapa hal yang harus dipikirkan secara mendalam. Pertama, mengkaji ulang tentang dasar dan tujuan mengapa pemerintah mau menaikkan harga BBM. Selanjutnya, perlu juga dikaji berapa besar angka kenaikkan harga BBM yang lebih pas sesuai dengan kondisi masyarakat sekarang ini. Kedua, melakukan kajian mendalam terhadap penyaluran hasil pengurangan subsidi BBM. Dan itu harus jelas diketahui oleh masyarakat. Ketiga, menjaga agar dampak yang ditimbulkan oleh kenaikan harga BBM tidak sampai meluas jauh. Keempat, menjamin tersedianya kebutuhan BBM di masyarakat, termasuk dengan menindak segala pelaku penyelundupan BBM.
Bila keempat hal itu dilakukan, tampaknya dampak kebijakan terkait BBM bisa ditekan di tingkat titik terendah.

Penulis adalah Anggota DPR-RI Komisi Minyak dan Energi

Kamis, 08 Mei 2008

Cara Meningkatkan Ranking Alexa katanya?

Lah ini katanya cara untuk membuat trafik kita naik...tapi aku lum terjemahin ke bhs indonesia semoga bisa membantu...hehe:-)
» Flaunt your URL in webmaster forums. Webmasters usually have the toolbar installed. You’ll get webmasters to visit your website and offer useful feedback. It’s also a good way to give back to the community if you have useful articles to share with others.
» Post in Asian social networking websites or forums. Some webmasters have suggested that East Asian web users are big Alexa toolbar fans, judging by the presence of several Asia-based websites in the Alexa Top 500. I suggest trying this only if you have the time or capacity to do so.
» Get Dugg or Stumbled. This usually brings massive numbers of visitors to your website and the sheer amount will have a positive impact on your Alexa Rank. Naturally, you’ll need to develop link worthy material.
» Use PayperClick Campaigns. Buying advertisements on search engines such as Google or Exact Seek will help bring in Traffic. Doubly useful when your ad is highly relevant to webmasters.
» Buy banners and links for traffic from webmaster forums and websites. A prominent and well displayed ad will drive lots of webmaster traffic to your website, which can significantly boost your rank.
» Optimize your popular posts. Got a popular post that consistently receives traffic from the search engines? Include a widget/graph at the bottom of the post, link to your Alexa post or use Alexa redirection on your internal URLs.
» Hire forum posters to pimp your website. Either buy signatures in webmaster forums or promote specific articles or material in your website on a regular basis. You can easily find posters for hire in Digital Point and other webmaster forums.
» Use MySpace . This is a little shady so I don’t recommended it unless you’re really interested in artificially inflating your Alexa Rank. Use visually attractive pictures or banners and link them to your redirected Alexa URL. This will be most effective if your website has content that is actually relevant to the MySpace Crowd.

taken from:
andaka.com
ikalnweb.id
qilalahum.multiply.com

Lihat Kartu Ucapan Lainnya (KapanLagi.com)